Senin, 19 Agustus 2019

Review buku "Rumah Tangga Itu RUMIT, Kalau SEDERHANA ya Rumah Makan"


Halo semua!!!

Welcome to my blog, yap kali ini saya akan mereview buku pertama yang saya beli dan baca habis di tahun 2019 ini. Buku ini berjudul “Rumah Tangga itu RUMIT, Kalau SEDERHANA ya Rumah Makan”. Ya memang judulnya yang membuat saya tertarik, mungkin judulnya seperti lelucon garing yang sering kita dengar dari orang yang sudah menikah, tapi ya saya berpikir buku ini mungkin bisa jadi bacaan menarik karena nampaknya ringan dan ya cocok lah sebagai buku pertama yang akan saya coba baca.

Buku ini merupakan karangan dari bukan hanya satu orang, tapi rame-rame hahaha dan mungkin bisa jadi dari pengalaman nyata orang yang telah menjalani rumah tangga ya. Menurut saya, buku ini sangat pas sekali untuk pasangan yang sudah siap menikah, kenapa? Karena dengan membaca buku ini kita akan siap menghadapi kerumitan rumah tangga yang sebenarnya. Contohnya kalau ada hal kecil yang benar-benar kecil namun karena situasi dan kondisi membuat kita gerah pada pasangan kita, kita akan memikirkan kembali cerita dibuku ini dan sebenarnya itu lucu, gara-gara hal kecil bisa menyebabkan pertengkaran yang besar, karena hal kecil tersebut terjadi pada situasi dan kondisi yang tidak pas. Buku ini juga mengajarkan beberapa konflik kecil yang tidak datang dari kita, namun dari pihak ketiga, mertua contohnya. Sering kali kita mendengar pepatah “menikah itu bukan cuma menyatukan dua insan, namun juga dua keluarga besar”.  Yap saya suka pepatah ini, karena memang benar, apalagi Indonesia yang banyak sukunya, dan setiap suku adatnya luar biasa banyaknya dalam pernikahan termasuk suku saya juga TIONGHOA.

Saya membeli buku ini bukan karena saya orang yang siap menikah ya, hahaha. Saya masih jauhhhhhhhhhhh dari kata siap menikah sejauh planet pertama ke Pluto mungkin hahahaa. Tapi setelah saya membaca buku ini, saya merasa saya jadi bisa sedikit mengontrol emosi saya terhadap pasangan, mentolerir masalah kecil yang mengguncang kami dan lebih bisa memahami doi, tidak hanya merasa kalau saya yang paling benar.

Ah, ngomong soal pasangan, satu hal lagi yang saya dapat dari buku ini.
jadi ceritanya di awal buku ini kita akan diperkenalkan dengan tokoh-tokoh pasangan yang akan berlakon di buku ini, nah hal yang saya dapat setiap pasangan pasti memiliki karakter yang berbeda. Contohnya jika yang laki-lakinya agak perhitungan dalam pengeluaran, istrinya pasti agak boros dan kalap kalau belanja, kalau istrinya pendiam, selow bae, suaminya pasti orang yang tensian, emosian, tak sabaran.

Hmm, sebenarnya beberapa pasangan yang saya kenal dalam dunia nyata saya juga memang begitu sih keadaannya hahaha, termasuk orang tua saya. Kalau sosok mamak-mamak orang punya suka ngomel, galak minta ampun, kalau belanja di pasar mau berantem kalau ga dikasih diskon, mama saya beda. Mama saya adalah sosok yang sangat baik, sabar, ga pernah MARAH sedikit pun, ah pokoknya beliau adalah malaikat tak bersayap yang nyatalah. Nah bedanya dengan papa, kalau papa saya orangnya wihhhh gualak minta ampun, keset kaki di depan pintu aja miring sedikit beliau bisa ngamuk teriak-teriak, kalau papa lagi tidur, ah tolong jangan buat suara kalau tidak mau kena gertakannya.

Contoh pasangan lain?
Saya sendiri hehehehe
My future husband (eaeaea), luar biasa pintarnya, good looking juga (ehem), unggul dalam banyak bidang akademik lah. Sedangkan saya?? Hanya gadis biasa yang sangat biasa dan tak ada yang bisa dibanggakan ._. dan sedihnya lagi pas kami jalan bareng semua orang bertanya “hah kok mau doi sama lu?”. Yap nanya nya ke saya :’), itu bukan satu orang yang nanya HAHAHAHA.
It’s okay, selama bertahun-tahun kami awet, tidak ada yang mengganggu, mungkin batin cewe-cewe lain pada bilang “udah jangan diganggu, kasian cewenya udah jeleks, ga pintar, masa mau kalian jadiin jomblo juga dia?”. HAHAHAHA

Oke, Tolong berhenti tertawakan aku.
Nah satu hal yang mungkin menjadi pelajaran yang saya dapat dari membaca buku ini dan mengamati pasangan di lingkungan sekitar saya. Setiap pasangan pasti memiliki perbedaan antara laki-laki dan perempuan terutama pada bagian karakter. Jadi kalau kalian bilang ah cewek yang pintar pasti dapatnya cowok yang pintar juga, saya ga setuju. Kenapa?? Entah mengapa kalau dua-duanya sama-sama menonjol pasti gakan tahan lama.
Jadi jangan heran kalau ada ceweknya cakeppppp bingitsss, cowoknya ya amvunnnnn (biasaaaaa bingittt maksudnya). Begitu juga sebaliknya. It’s real life honey, jangan berharap kayak di drakor-drakor, yang cowoknya waw, cewenya pun waw.

Mungkin cuma ini yang bisa saya sampaikan dari buku yang berjudul “Rumah Tangga itu RUMIT, Kalau SEDERHANA ya Rumah Makan”, yaaaa semoga kalian terhibur membaca blog amatiran saya dan saya recommended buku ini buat kalian yang mungkin akan melaju ke jenjang pernikahan atau bagi kalian yang udah punya pasangan namun belum mau menikah kayak saya juga gapapa beli aja, mana tau dengan membaca ini membuat kalian semakin mengerti pasangan kalian. Tapi buat jomblo tidak saya sarankan, karena nanti agak berat kalian baca nya (kidding gaesss).
Yappp, see you in my next books review!! J

Minggu, 18 Agustus 2019

Salam hangat dulu...

Hai semua!!
setelah sekian lama tidak pernah update apa-apa di blog ini akhirnya saya kembali lagi. terakhir kali saya menulis di blog ini merupakan tugas kuliah saya dari salah satu dosen hebat yang memperkenalkan blog kepada kami di kelas dan mewajibkan kami menulis perkenalan serta mengupload tugas-tugas dari beliau ke dalam blog dan saling komen satu sama lain di kelas.

Kali ini saya kembali menulis bukan karena dosen lagi hehehe
karena saya juga sebentar lagi akan kehilangan gelar "mahasiswa" (yeayyy) dan menggantinya dengan gelar "sarjana pendidikan" (horayyy). Oke balik ke pokok pembicaraan, saya mulai akan menulis tentang buku-buku yang akhir-akhir ini saya baca, ya mungkin sejenis novel, buku pendidikan karakter anak, keluarga dan banyak lagi lah.

Pertanyaannya adalah mengapa saya mulai terinspirasi menulis?
jadi begini ceritanya....
akhir-akhir ini saya dan teman saya (teman hidup untuk masa depan maksudnya, kita sebut saja Mr.Stp) sedang jalan-jalan ke salah satu toko buku yang cukup terkenal di Indonesia untuk memburu alat tulis. nah di situ saya dan Mr.Stp melihat beberapa buku yang diskonan hehehe (maklum pencinta diskon), nah iseng-iseng kami mengambil beberapa buku untuk dibaca dan kami juga berjanji untuk lomba siapa yang selesai baca duluan.

5 hari kemudian saya duluan selesai dong baca bukunya, akhirnya Mr.Stp berkata entah maksudnya muji aja, beneran kagum atau sengaja motivasi saya aja biar ada kegiatan saya yang lain selain tidur dia bilang "wah hebat ya, kalau ku liat, kau punya bakat baca". oke saat itu tentu bangga dan senang dong saya nya hahahaha.

lalu beberapa hari kemudian, terjadi hal yang sama saya dan Mr.Stp kembali membongkar buku-buku diskonan untuk dibaca, yap dan kali ini dapat dua buku yang menarik dan cukup 2 minggu bagi saya menghabiskan buku tersebut.

and today kami pergi ke salah satu supermarket untuk membeli keperluan saya dan kembali lagi kami menemukan buku diskonan tanpa basa basi Mr.Stp langsung stay di sana dan menawarkan saya untuk kembali membeli buku, yap terbeli lah satu buku lagi untuk dibaca. nah di sana dia menyarankan semua buku yang saya baca agar bisa saya tulis literasi nya dan tulis diblog.
teringat lah saya kepada blog saya ini yang sudah berdebu dan berlaba-laba karena lama ga dibuka akhirnya yapppp today i start open my blog and i write something.

tidak berharap dibaca orang, namun hanya untuk ada kegiatan supaya saya tidak tidur terus hahaha.
By the way sebenarnya saya lebih suka baca komik online (webtoon) hehehe karena kalau ada gambar lebih menyenangkan dibaca, tapi gapapa sekali-sekali try something new. toh novel juga ga membosankan kali.

Yap!! pokoknya welcome to my blog and enjoyed my review about buku yang pernah saya baca ^^